IMCNews.ID, Jambi - Pembangunan pelabuhan Ujung Jabung yang telah dimulai sejak 2014 silam hingga saat ini tak jelas kelanjutannya. Terakhir, saat Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menghadiri HUT Provinsi Jambi awal 2022 lalu, dia mengatakan jika pelabuhan ini tak lagi prioritas nasional.
Pembangunan pelabuhan yang sebenarnya sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) itu diarahkan menjadi Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Artinya, pemerintah harus mencari investor yang mau menanamkan modal untuk membangun pelabuhan ini.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto saat dihubungi via ponsel, Minggu (23/10/2022) siang membenarkan pelabuhan Ujung Jabung bukan lagi prioritas Nasional. Sangat disayangkan jika pembangunannya tak berlanjut. Pasalnya, Kementrian Perhubungan sebelumnya telah menggelontorkan Rp200 miliar untuk membangun pelabuhan ini
Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto saat dihubungi, Minggu (23/10/2022) via ponsel mengatakan, pelabuhan ujung Jabung ini harus tetap diperjuangkan sebagai pelabuhan utama.
Pemerintah Provinsi Jambi, kata dia, dalam hal ini Gubernur Al Haris harus segera menjalin komunikasi ke pusat.
"Semangatnya harus berjuang agar menjadi pelabuhan utama. Kita harap Gubernur agar segera berkomunikasi dengan kementrian agar ada kejelasan, apakah pelabuhan ujung Jabung ini akan menjadi pelabuhan utama atau hanya pengepul. Intinya kami siap mensupport agar pekerjaan ini tidak sia-sia," sebutnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Infrastruktur Wilayah (Infraswil) Bappeda Provinsi Jambi, Samsul Bahri dikonfirmasi via ponsel, Kamis (20/10/2022) mengatakan, pelabuhan ini dibangun oleh Kemenhub.
"Project mereka terkahir 2019, sampai sekarang belum ada kelanjutannya karena waktu itu covid-19 dan anggaran berkurang jadi tidak masuk prioritas utama walaupun dalam RPJMN pelabuhan ujung Jabung masuk, tapi karena ada pertimbangan-pertimbangan dari pusat itu tak dilanjutkan," ungkapnya.
Terakhir, kata dia, pembangunan pelabuhan Ujung Jabung ini diarahkan ke Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), yakni mencari investor.
"Cuma belum tahu dari Kementerian atau kita (yang cari investor, red). Sekarang otomatis aset di pelabuhan ujung Jabung itu masih milik Kementerian kecuali jalan itu aset kita. Kalau soal jalan ini terus berjalan, minimal sampai pembukaan dan Pembangunan badan jalan," sebutnya.
Menurutnya, pembangunan jalan lebih kurang 42 km sebagai akses ke pelabuhan tersebut menjadi tanggung jawab Pemprov Jambi.
"Kendala kita hanya sekarang belum ada jembatan, itu jembatan sungai rambut. Itu kita usulkan tapi masih belum lolos juga. Kita usulkan terus tetap kita upayakan karena ini kan lewat APBN. Karena pembiayaannya lumayan tinggi, jembatan itu tak bisa satu tahun anggaran, harus multiyears sementara untuk kegiatan Kementerian tak bisa (multiyears, red) karena sudah mau 2024," sebutnya.
"Yang jelas kita tetap mengusulkan. 2024 dengan RPJMN baru tetap akan kita usulkan. Pelabuhan ini tujuannya jangka panjang, pembiayaannya butuh dana yang besar maka bertahap. Kalau untuk pembiayaan Kementerian Rp200an miliar mereka sudah investasi untuk pelabuhan ini. Ini kan direncanakan sebagai pelabuhan utama di Provinsi Jambi di masa depan. Sejauh ini kendalanya cuma pembiayaan," sambungnya.
Di kesempatan itu, dia menegaskan kembali potensi pelabuhan ujung Jabung yang sangat luar biasa. Dengan langsung menghadap ke laut, pelabuhan ujung Jabung ini diyakini dapat menjadi pelabuhan utama dan menarik minat investor.
"Cuma penghubungnya saja, karena jalan 42 km. Jembatan juga belum ada. Kalau sudah ada semua saya yakin banyak investor akan mengejar pelabuhan ini," sebutnya.
Soal pembangunan yang telah lama digagas dan dimulai namun tak ada kelanjutan yang signifikan, dia mengakuinya. Namun dia menegaskan kembali bahwa rencana pembangunan pelabuhan ini adalah untuk jangka panjang.
"Sebenarnya yang lama itu dulu di tahap perencanaan. Kalau mulai kucuran dana kesana paling baru beberapa tahun terakhir," pungkasnya. (IMC01)
Al Haris Bahas Pembangunan Jalur Kereta Api Batu Bara Bungo–Kemingkig dengan Kemenhub
Jalin Sinergi, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Sambangi KI
Gubernur Al Haris Serahkan Keputusan Tapal Batas Batang Hari-Muaro Jambi ke Kemendagri
Daftar 29 Nama Peserta Lelang Jabatan Eselon II di Lima OPD di Pemprov Jambi
Lapas Jambi Musnahkan Puluhan Ponsel Hasil Razia Blok Hunian Warga Binaan