KIMCNew.ID, Jambi - Seorang dokter di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Raden Mattaher diduga menolak untuk merawat pasien. Korban atas nama Dandi Pranata, Sekretaris DPD IMM Jambi.
Informasi yang diperoleh, dokter yang menolak itu bernama dr Arifuddin, dokter di IGD RSUD Raden Mattaher Jambi
Awalnya Dandi Pranata masuk IGD RSUD RM, Kamis (8/9/2022) sekitar pukul 13.30Wib. Dandi ditangani seorang dokter, yang mengaku bernama Dr Arifuddin tersebut.
Dandi lalu menjelaskan segala keluhannya. Dia mengalami demam panas dan muntah-muntah. Dandi kemudian meminta dirawat agar proses pemulihannya lebih cepat.
Sayangnya, dr Arifuddin lalu menyebut jika mau dirawat, Dandi tidak bisa menggunakan kartu BPJS. Pelayanan rawatan hanya bisa dilakukan jika Dandi bersedia menjadi pasien umum.
Seorang teman Dandi sempat protes. Lalu menanyakan apakah begitu prosedurnya? Dia meminta si dokter tidak semena-mena dengan pasien.
Tapi, dr Arifuddin malah terus ngotot. Dia dengan gaya pongah dan suara meninggi malah menunjukkan identitas dirinya.
"Ini saya Dokter Arifuddin. Silahkan catat!" katanya lantas meninggalkan pasien. (*)
Al Haris Minta Proyek Sekolah Rakyat Dipercepat Demi Sambut Siswa Baru
Cetak Sejarah, ABPEDNAS Raih 100 Ribu Anggota di Hari Lahir Pancasila 2026
Ketum GP Ansor dan Gubernur Al Haris Resmikan BUMA, Siap Gerakkan Ekonomi Umat Jambi
Faried Apresiasi Kehadiran Menko hingga Wamen Dalam Paripurna Peringatan HUT Kota Jambi
Ketua DPRD Kota Pimpin Paripurna Istimewa Peringatan HUT Jambi
Muhtadi Putra Nusa Terpilih Nahkodai SMSI Provinsi Jambi Secara Aklamasi