Kasus Pengeroyokan Siswa SMP 17 Kota Jambi Berujung Damai

Selasa, 19 Juli 2022 - 19:18:30 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Kasus pengeroyokan yang menimpa siswa SMPN 17 Kota Jambi, Akram (12) akhirnya berujung damai. Pihak keluarga korban akan mencabut laporannya di Polresta Jambi setelah pihak pelaku pengeroyokan berjanji akan menanggung biaya perawatan korban hingga sembuh.

"Itu yang menanggung semua biaya, Alaika dan kakak senior yang mengeroyok anak kami Akram. Karena kita kasihan juga masih anak-anak, jangan ada dan jangan sampai terulang kembali lagi," kata ibu korban Akram, Rati,Selasa (19/7/2022).
Menurut dia, anaknya berkelahi dengan teman sekelasnya. Kakak kelas Akram hanya menjadi provokator dalam kejadian itu.

"Jadi Akram ini berkelahi itu sama teman satu kelasnya yang mana provokator dari seniornya. Dia tidak mengetahui siapa saja yang memukul karena sudah ramai saat itu," jelasnya.

Berdasarkan keterangan anaknya Akram, kata Rati, dalam kerumunan siswa yang mengeroyok dirinya saat itu, Akram hanya ingat satu orang yaitu Alaika yang merupakan teman sekelasnya.

"Ya gimana namanya juga masih anak-anak kita juga tidak ingin ada efek yang panjang sehingga juga menjadi buruk untuk anak, jadi cukup diselesaikan oleh sekolah," tutupnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 17 Kota Jambi, Bambang Harmanto mengatakan perkelahian antar siswa itu terjadi pada masa pengenalan lingkungan sekolah.

"Kita jelaskan waktu itu di masa pengenalan lingkungan sekolah, saat itu kemungkinan ada saling ejek sehingga emosi dan menjadi perkelahian," katanya, Selasa (19/7/2022) saat ditemui di SMPN 17 Kota Jambi.

Menurut Bambang, Akram mengalami retak di bagian tulang kakinya akibat perkelahian tersebut. Bambang mengatakan pihak sekolah tak menyadari kejadian tersebut sebelumnya hingga akhirnya melihat kondisi Akram.

"Kita sudah memberikan informasi ke anak ketika saat upacara, untuk tidak ada perkelahian dan lainya, serta juga tidak boleh membullying siswa yang lain. Untuk biaya pengobatan sudah disepakati oleh anak yang mengeroyok Akram dan sudah juga kita buat surat kesepakatan," tutupnya. (IMC02) 



BERITA BERIKUTNYA