IMCNews.ID, Jakarta - Interpol Polri telah melayangkan surat kepada Interpol Brazil dan ditembuskan ke Interpol Singapura untuk meminta konfirmasi terkait pemesanan organ manusia diduga oleh perancang busana asal Indonesia.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebutkan, sejak informasi tersebut diperoleh, Interpol Polri melakukan konfirmasi.
"Interpol Polri kemarin telah melayangkan surat kepada Interpol Brazil dan juga ditembuskan ke Interpol Singapura, terkait adanya permintaan konfirmasi tentang informasi penggerebekan Polisi Federal Brazil terkait adanya perdagangan organ manusia di Brazil," kata Ramadhan di Mabes Polri Jakarta, Jumat (25/2).
Ia mengatakan surat permintaan konfirmasi tersebut dilayangkan oleh Interpol Polri pada Kamis (24/5) kemarin.
Menurut Ramadhan, sampai saat ini Interpol Polri masih menunggu kabar dari permintaan konfirmasi tersebut. "Bila nanti didapat keterangan lanjut akan diinformasikan," ujarnya.
Ramai diberitakan Kepolisian Federal Brazil melakukan penggerebekan besar-besaran di Laboratorium Amazonas State University (AEUl) di Kota Manaus, dalam rangka pemberantasan perdagangan manusia termasuk organ manusia.
Kepolisian Federal Brazil menyebutkan bahwa paket berisi organ-organ manusia yang sudah diawetkan dikirim dari Brazil ke Singapura.
Otoritas Brazil menyampaikan, organ-organ yang diketahui dipesan oleh seorang perancang busana Indonesia. (IMC02/ant)
Wakil Ketua DPRD Provinsi Ivan Wirata Soroti Ketahanan Pangan Jambi
Pencari Kerja Gigit Jari! Pemprov Jambi Tunda Penerimaan CPNS
Kabel Transmisi Putus di Mestong Jambi Penyebab Blackout Listrik Sumatera
Makna Berkurban Idul Adha di Tengah Kesenjangan Sosial di Jambi
KABAR DUKA! Seorang Jamaah Haji Asal Jambi Meninggal Dunia di Makkah
Sepanjang Triwulan Pertama 2026 Ditemukan 1.443 Orang Dipasung Akibat Masalah Kesehatan Mental