IMCNews.ID, Jambi - Tak ada perayaan yang akan dilakukan dalam malam pergantian tahun mendatang akibat covid-19.
Kabag Kesejahteraan Masyarakat Kota Jambi, Kamal Firdaus mengatakan, di tahun 2021 ini tidak akan dilaksanakan doa khusus atau tabligh akbar dalam menyambut tahun baru.
"Sama seperti tahun sebelumnya, tidak ada kegiatan doa bersama. Di tahun lalu, Covid-19 masih sangat mewabah. Saat ini memang di Kota Jambi melandai, namun kita tidak bisa memprediksi angka kenaikan dan penurunannya," katanya.
Meskipun melandai, pemerintah tetap harus menjaga agar tak terjadi gejolak penambahan kasus dengan tidak mengumpulkan orang banyak.
"Kalau doa bersama akhir tahun itu kan ramai. Tidak memungkinkan juga untuk dilaksanakan. Kalau pun ada doa bersama, paling opsinya dilakukan daring. Tapi sejauh ini belum," terangnya.
Sementara itu, ASN dan warga di Kota Jambi diimbau agar tidak melakukan perjalanan ke luar kota.
"Terkait Nataru, agar jadi perhatian yang sungguh-sungguh. Pahami maksud baik pemerintah sebagai upaya melindungi masyarakat di tengah pandemi. Tujuan utama mengantisipasi terjadinya gelombang ke-3 yang dikenal dengan omicron yang sudah masuk ke Asia. Semoga dengan keikhlasan tidak mudik, gelombang ke 3 bisa diminimalisir di kota dan provinsi," ujar Wali Kota Jambi, Syarif Fasha.
Berdasarkan data update Covid-19 tanggal 12 Desember 2021 di Kota Jambi, tercatat masih tersisa empat pasien. Hanya tersisa dua RT di dua Kecamatan yang masih berstatus zona kuning, yaitu Kecamatan Kota Baru dan Jambi Selatan. Sementara 1.645 RT berada di zona kuning. (IMC01)
Gubernur Al Haris: Tidak Boleh Ada Ruang untuk Narkoba di Jambi
Prabowo Targetkan Nilai Tukar Rupiah di Kisaran Rp16.800 Hingga 17.500
PSM Resmi Dikukuhkan di Jambi, Gubernur Al Haris Dorong Pembinaan dan Event Kejuaraan
Tiga Awak KM TS Daya Niaso Tewas Keracunan Gas Saat Perbaikan di Pinggiran Sungai Batanghari
Beredar Video Kotura Minta Sopir Angkutan Batu Bara Tak Ikut Demo, Begini Kata Koordinator Aksi