IMCNews.ID, Jambi - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi Zoztafia mengimbau calon jamaah haji dan umroh di daerah itu untuk disiplin menjaga kondisi kesehatan.
"Diimbau seluruh jamaah dapat terus menjaga kondisi kesehatan, bila umroh dan haji telah diperbolehkan para jamaah sudah dalam kondisi siap," kata Zoztafia.
Hingga saat ini belum ada instruksi secara resmi dari pemerintah pusat terkait dengan keberangkatan jamaah haji maupun umroh.
Namun ada baiknya, menurut dia, biro perjalanan umroh untuk dapat mempersiapkan kondisi kesehatan jamaahnya.
Bila ibadah umroh telah diperbolehkan maka keberangkatan jamaah akan terpusat melalui Jakarta menuju Arab Saudi.
Aturan tersebut dilaksanakan untuk kepentingan pemeriksaan kesehatan dan penerapan protokol kesehatan.
"Untuk menerima jamaah dari luar merupakan hak prerogatif Pemerintah Arab Saudi, hingga saat ini kita belum mendapatkan izinnya," kata Zoztafia.
Zoztafia menjelaskan akan ada aturan khusus jika jamaah haji dan umroh berangkat menunaikan ibadah. Diantaranya jamaah wajib sudah di vaksin, di tes PCR dan di karantina sebelum keberangkatan dan setelah kepulangan.
Selain itu terkait dengan pemeriksaan kesehatan, Pemerintah Arab Saudi memiliki aturan yang sangat ketat. Di masa normal saja pemeriksaan kesehatan bagi jamaah haji dan umroh yang akan melaksanakan ibadah di Arab Saudi dilakukan dengan ketat, terlebih di masa pandemi COVID-19 saat ini.
"Jika instruksi resmi sudah dikeluarkan oleh pemerintah tentu akan disampaikan kepada jamaah dan biro perjalanan umroh," katanya. (IMC01)
Pemprov Jambi Dukung Inovasi Tanam Bambu di Lahan Gambut Cegah Karhutla
Atasi Macet Jambi: Mulai dari Penataan Simpang Sebidang, Bukan Beton Layang
Ribuan Nopol Kendaraan Diblokir Diduga Selewengkan BBM Bersubsidi
Lahan Konsesi Terbakar, Dua Perusahaan Dibidik Polda Jambi Terkait Karhutla
Gubernur Tutup Danrem 042/Gapu Padel Cup 2026 Dalam Rangka HUT TNI Ke-81