IMCNews.ID, Jambi - Meskipun kasus covid-19 terus melandai, namun Pemerintah Provinsi Jambi tetap menyiagakan ruang perawatan untuk menangani pasian covid-19 di Provinsi Jambi.
Gubernur Jambi, Al Harus mengatakan, hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan kasus. Sebagaimana diketahui, saat ini tanah air tengah bersiaga menghadapi lonjakan kasus gelombang ketiga.
Seperti diketahui, ada 12 rumah sakit plat merah milik pemerintah daerah yang menjadi rumah sakit rujukan. Dari 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi, ada empat Kabupaten yang nihil kasus covid-19, yakni Kota Sungai Penuh, Kabupaten Sarolangun, Merangin dan Kabupaten Muaro Jambi.
"Ada tujuh daerah yang masih terdapat pasien COVID-19 dan saat ini pasien di daerah itu masih menjalani perawatan," katanya.
BACA JUGA : Aturan Terbaru Perjalanan Saat Natal dan Tahun Baru
Tujuh daerah yang masih terdapat pasien COVID-19 tersebut di antaranya di Kabupaten Batanghari, Kerinci dan Kota Jambi, kemudian Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjab Timur, Bungo dan Kabupaten Tebo.
Selama pandemi COVID-19 melanda terdapat 29.766 warga Jambi yang terkonfirmasi positif COVID-19. 28.966 orang sudah dinyatakan sembuh dan 778 orang meninggal dunia.
"Untuk cakupan vaksinasi COVID-19 di Jambi 66,36 persen, kita optimis akhir Desember target 70 persen capaian vaksinasi terpenuhi," ujarnya.
BACA JUGA : Pemkab Batanghari Targetkan Capaian Vaksinasi 70 Persen Hingga Akhir Desember
Satgas COVID-19 Provinsi Jambi mengimbau masyarakat disiplin menjalani protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan di air mengalir menggunakan sabun, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas ke luar daerah. (IMC01)
Bersama WWF, AJI Jambi Diseminasi Hasil Liputan dan Putar Film Restorasi Berbasis Masyarakat
Gubernur Al Haris Buka Pekan Kebudayaan Daerah "Jambi Elok Nian"
Wagub Sani Sambut Kepulangan 443 Jamaah Haji Kloter BTH-21 ke Provinsi Jambi
Kasus Pengadaan Zat Kimia Perumda Tirta Mayang, Dua Terdakwa Keberatan dengan Dakwaan JPU
Pemkab Batanghari Targetkan Capaian Vaksinasi 70 Persen Hingga Akhir Desember