IMCNews.ID, Tebo - Ruas jalan Padang Lamo, di Dusun Tanjung Kirai, Desa Punti Kalo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo longsor. Kini ruas badan jalan provinsi itu hanya tersisa 1 meter yang bisa dilewati.
Salah seorang warga setempat, Aris mengatakan, sebelumnya jalan itu sempat dilebarkan. Sementara sisi jalan di tebing pinggir Sungai yang nyaris ambrol dibiarkan saja.
Akibat ambrolnya jalan tersebut, warga setempat khawatir, jika sisi tebing jalan tidak segera ditangani dan dibuatkan bronjong, maka rumah warga di sekitar lokasi bisa ikut ambruk.
BACA JUGA : Pembangunan Terminal Rawasari Rp15 Miliar Dikhawatirkan Sia-Sia
"Jalanan utamanya runtuh, dulu diperbaiki melebar bae. Kalau dibiarkan bisa-bisa rumah penduduk sekitar juga ikut rubuh," katanya.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi Dapil Bungo-Tebo, Wartono Trian Kusumo mengatakan akan memanggil pihak Dinas PUPR Provinsi Jambi dan Balai Sungai. Menurut dia, di titik longsor tersebut ada dua hal yang harus dikerjakan.
Anggota Fraksi PDIP ini mengatakan, sebelumnya memang ada perbaikan berupa pelebaran jalan yang dilakukan oleh Alkal PU Provinsi Jambi. Namun anggarannya kurang. Dengan kekurangan tersebut, bukannya dilanjutkan dengan usulan baru, tapi malah dibiarkan.
"Di APBD-P sudah kita usul lagi. Tapi belum tau kapan bisa dilaksanakan. Padahal perbaikan jalan tersebut sudah sangat mendesak," katanya. (IMC01)
KABAR DUKA! Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Tutup Usia Akibat Serangan Jantung
Polisi Bongkar Produksi dan Peredaran Kosmetik Ilegal Mengandung Merkuri
Gubernur Al Haris Dorong HKTI Jadi Lokomotif Gerakan Pangan di Jambi
Menaker Ingatkan Itjen Jangan Cuma Cari Temuan Tapi Harus Cegah Masalah
Tiga Warga Jambi Korban Scam di Kamboja Dipulangkan, Satu Menghilang Saat Tiba di Jakarta