IMCNews.ID - Seorang pegawai honorer berinisial RM (38) ditemukan sudah membusuk di kamar kos yang ia sewa, Kamis (16/9/2021) kemarin.
Penemuan korban pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Suryati Abas yang merupakan orang tua dari rekan kerja korban.
Keterangan polisi, korban bekerja sebagai pegawai honorer di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
"Korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WITA oleh warga bernama Suryati Abas yang merupakan tetangga tempat kos tersebut," kata Kasat Reskrim Polres, Gorontalo Utara, AKP Syang Kalibato.
BACA JUGA : Adi Tendang Motor hingga Korban Jatuh dan Tewas, Ponsel dan Dompet Dibawa Kabur
Pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), setelah mendapatkan informasi dari warga. Kata dia, Suryati Abas, mengecek keberadaan korban, setelah menerima telepon dari anaknya yang meminta RM segera dibangunkan karena sudah beberapa hari tidak masuk kantor.
Suryati kemudian mendatangi kamar kos korban yang tidak jauh dari rumahnya. Ia mengetuk pintu berulangkali, namun tidak terdengar jawaban dari dalam kamar.
Dia hanya menemukan kumpulan lalat yang keluar masuk di sela pintu kamar, dan tercium bau busuk menyengat. Ia kemudian melaporkan hal itu ke warga lainnya.
"Kami langsung mendatangi TKP setelah mendapatkan informasi dari warga, serta langsung berkoordinasi dengan pihak medis untuk proses evakuasi," katanya.
Jasad korban ditemukan dalam posisi tanpa busana, mengeluarkan darah dan tergeletak di bawah ranjang.
Dugaan sementara, RM meninggal karena menderita penyakit bawaan, sesuai informasi dari rekan kerjanya, korban pernah menderita stroke.
Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki untuk divisum. Seluruh barang bukti berupa tas, dompet, dan beberapa obat, telah diamankan.
"Kondisi jasad sudah membusuk, dan beberapa bagian tubuh nampak lebam," katanya. (IMC01)
Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Airlangga Klaim Lampaui Negara G20
Sinergi PHR dan Aparat Penegak Hukum Ungkap DPP Ilegal Tapping Pertamina EP Jambi
Sebut Dakwaan Jaksa Soal Pemerasan Rp55 Miliar Kabur, Febrie Minta Dibebaskan
DPRD Desak Pemprov Jambi Siapkan Usulan Pengelolaan Mangrove dan Gambut Terpadu
Adi Tendang Motor hingga Korban Jatuh dan Tewas, Ponsel dan Dompet Dibawa Kabur