IMCNews.ID, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengapresiasi penganugerahan Bintang Jasa Pratama dan Bintang Jasa Nararya kepada tenaga kesehatan yang berjuang dalam penanganan COVID-19.
"Jasa dan jejak para tenaga kesehatan ini lebih dari tanda bintang apa pun, terlebih lagi bagi mereka yang gugur karena menjalankan tugas mulianya," kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Puan mengatakan tanda kehormatan tersebut tidak akan pernah cukup mewakili penghormatan negara atas jasa dan pengorbanan mereka di tengah kondisi pandemi COVID-19.
Dia juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk memberikan penghormatan tertinggi kepada para tenaga kesehatan, dengan bersama-sama menegakkan protokol kesehatan secara ketat dan melaksanakan vaksinasi COVID-19 sebagai upaya menghentikan laju penyebaran virus.
"Upaya bersama kita menghentikan penyebaran COVID-19 adalah penghormatan terbaik dan tertinggi kepada para tenaga kesehatan, yang ini bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Pandemi COVID-19 telah merenggut banyak nyawa warga Indonesia, sehingga masyarakat harys terdorong untuk semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan dan segera melaksanakan vaksinasi.
"Kehilangan orang-orang terdekat kita karena pandemi pun juga harus pendorong kita bersama agar tak lagi kehilangan, setidaknya mencegah orang lain merasakan duka yang kita rasakan lebih dulu, dengan semakin disiplin menegakkan protokol kesehatan dan vaksinasi," ujarnya.
Sebelumnya, Kamis (12/8), Presiden Joko Widodo menyerahkan Bintang Jasa Pratama kepada 258 tenaga kesehatan, yang terdiri atas 105 dokter dan 153 perawat atau tenaga kesehatan.
Sementara itu, Bintang Jasa Nararya dianugerahkan kepada 67 tenaga kesehatan, yakni sembilan dokter dan 58 perawat atau tenaga kesehatan. Penghargaan tersebut merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia. (IMC02/Ant)
Kasus Pengadaan Zat Kimia Perumda Tirta Mayang Kota Jambi Seret Nama Sejumlah Pejabat
Bapemperda DPRD Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kemenhut
Soal PI Migas, Al Haris Ungkap Baru Satu Perusahaan Setuju Beri 10 Persen
Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Kepercayaan Pasar, Variabel Tak Kasat Mata yang Menentukan Arah Rupiah dan IHSG
Sambut Jamaah Haji Kloter 13, Gubernur Al Haris Minta Maaf atas Kekurangan Layanan
Menko Marves Minta Pasien COVID-19 Jalani Perawatan di Isoter