IMCNews.ID, Tebo - Ketersediaan tempat tidur diRumah Sakit Sultan Taha Saipuddin Tebo menipis akibat terus bertambahnya kasus COVID-19. Dari 18 tempat tidur yang tersedia, kini tersedia tinggal 2 lagi.
Direktur RS STS Tebo dr Veni Oktaviani menyampaikan, ruangan isolasi covid-19 RSUD STS Tebo sebanyak 35 ruangan juga terisi. Pasien yang dirawat di ruangan Isocovid, mereka yang mempunyai gejala sedang hingga berat.
"Setiap hari memang ada penambahan pasien Covid-19, ada yang sembuh dan ada juga yang meninggal dunia, kini ada 16 pasien gejala berat yang dirawat,” katanya.
BACA JUGA : Bertambah 388 Kasus Baru, Ratusan Orang Berasal dari Kota Jambi
Lanjutnya, pasien yang dirawat di ruang Isocovid berasal dari Kecamatan dalam Kabupaten Tebo, diantaranya Kecamatan Rimbo Ulu, Kecamatan Tengah Ilir di Desa Lubuk Mandrasah, Kecamatan Rimbo Bujang dan lainnya.
Terpisah Sekretaris Tim gugus tugas Covid-19 Tebo Sulaiman mencatat, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia pada tahun ini meningkat, tahun ini sudah ada 26 pasien dimakamkan sementara tahun lalu hanya 22 pasien Covid-19.
"Kemungkinan bertambah pada tahun ini sangat besar, karena saat ini masih bulan Juli ada beberapa bulan lagi hingga akhir tahun,"katanya.
Ditambahkannya, pasien yang meninggal akan meningkat sangat signifikan, jika masyarakat tidak mau menegakkan protokol kesehatan (Prokes) di kehidupan sehari-hari. Karena, virus terbaru menyebar dengan sangat cepat. (IMC01)
Gubernur Al Haris Dorong HKTI Jadi Lokomotif Gerakan Pangan di Jambi
Menaker Ingatkan Itjen Jangan Cuma Cari Temuan Tapi Harus Cegah Masalah
Tiga Warga Jambi Korban Scam di Kamboja Dipulangkan, Satu Menghilang Saat Tiba di Jakarta
Sempat Dibantarkan, Bengawan Kamto Terdakwa Korupsi Kredit BNI Rp105 M Kembali Ditahan
Gandeng KI Jambi, LLDIKTI Sosialisasikan Keterbukaan Informasi Perguruan Tinggi Swasta
BMKG Ingatkan Kemarau Tahun Ini Lebih Kering Dibanding 30 Tahun Terakhir
Bertambah 388 Kasus Baru, Ratusan Orang Berasal dari Kota Jambi