Hukum

Terbukti Korupsi, Hendri Sastra Diganjar 2,5 Tahun Penjara

Jan 28, 2019 08:38
Hendri Sastra menjalani sidang putusan kasus korupsi pipanisasi Tanjab Barat di Pengadilan Tipikor Jambi (ist)
Hendri Sastra menjalani sidang putusan kasus korupsi pipanisasi Tanjab Barat di Pengadilan Tipikor Jambi (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jambi memvonis terdakwa korupsi pipanisasi Tanjungjabung Barat (Tanjab Barat) Hendri Sastra 2,5 tahun penjara. Vonis terhadap mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tanjab Barat ini dibacakan hakim, Senin (28/1/2019) di Pengadilan Tipikor Jambi.

Dalam amar putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, Erika Saru Emasah Ginting Hendri Sastra dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi seperti dakwaan jaksa dalam dakwaan subsider. Kepada terdakwa hakim menjatuhkan hukuman 2 tahun dan 6 bulan penjara. Hendri Sastra juga dibebankan dengan denda Rp300 juta subsider 4 bulan penjara.

Ketua Majelis Hakim, Erika Saru Emasah Ginting, menjatuhi terdakwa dengan hukuman penjara selama 2 tahun dan 6 penjara dan denda Rp 300 juta subsidair 4 bulan penjara.

"Terdakwa terbukti secara sah dan bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam pasal subsider," katanya, Senin (28/1/2019). 

Vonis hakim turun dari tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa dengan hukuman 3 tahun penjara. Serta denda Rp500 juta subsider 6 bulan penjara.

Terdakwa Hendri Sastra dijerat dengan pasal 3 Jo pasal 18 Undang-undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (IMC02)