19 November 2017, 14:43:32 WIB

YLKI: Polda Sumut Usut Kuliner Dicampur Narkoba

YLKI: Polda Sumut Usut Kuliner Dicampur Narkoba
Ilustrasi Ladang ganja. (Ist)

IMCNews.ID, Medan - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara minta kepada Polda Sumut agar dapat mengusut kuliner yang diduga dicampur dengan bahan yang mengandung narkoba jenis biji ganja.

"Cara-cara yang dilakukan pengusaha seperti itu, tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan warga mengonsumsi makanan tersebut," kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumut di Medan, Minggu (19/11).

Sehubungan dengan itu, menurut dia, Polda Sumut dapat membentuk tim untuk melakukan penyelidikan ke lapangan untuk mengetahui pengusaha makanan yang menggunakan narkoba tersebut.

"Perbuatan seperti itu, tidak boleh dibiarkan dan harus secepatnya diatasi karena merugikan warga masyarakat," ujar Abubakar.

Ia menyebutkan, aparat kepolisian harus dapat melindungi konsumen dari berbagai jenis kuliner yang berbahaya dan menimbulkan gangguan kesehatan.

Hal tersebut, merupakan tugas aparat kepolisian, dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta menyita bahan makanan yang dianggap bermasalah.

"Polda Sumut juga dapat bekerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan untuk meneliti kuliner yang diduga bercampur dengan obat-obat berbahaya itu," ucapnya.

Abubakar mengatakan, oknum pengusaha yang terbukti mencampur dagangan makanan mereka dengan bahan narkoba agar diamankan dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga dapat membuat efek jera.

Pengusaha kuliner yang berbuat nakal seperti itu, tidak boleh didiamkan dan harus diberikan sanksi hukum yang tegas.

Apalagi, jelasnya, pengusaha yang dengan sengaja mencampur kuliner dengan narkoba adalah membohongi konsumen.Ini adalah perbuatan yang tidak terpuji, karena warga secara tidak langsung ikut terkontaminasi menggunakan narkoba yang dicampur ke dalam makanan.

"Jangan, karena pengusaha kuliner itu ingin merasa lezat dan enak makanan mereka, serta dicampur dengan penyedap biji ganja.Dan masyarakat harus dapat mewaspadai makanan yang dicampur dengan narkoba tersebut," kata Ketua YLKI Sumut.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut menemukan kuliner yang jadi buruan masyarakat di Medan mengandung Narkoba.

"Narkoba dari jenis biji ganja tersebut dicampur dalam ramuan rempah hingga sulit diurai.Kuliner khas tersebut bila dikonsumsi menimbulkan keinginan untuk terus menikmatinya," kata Penyuluh Ahli Madya BNN Sumut Luhut Mawardi Sihombing saat menjadi pembicara, di Deli Serdang, Minggu, (5/11).

Ia mengatakan, secara kasat mata dan rasa, ramuan makanan mengandung Narkoba tidak dapat diketahui.

Namun, jika kuliner tersebut, dicampur zat adiktif berbahaya, bila dinikmati dapat menimbulkan ketagihan bagi pengkonsumsinya.

BNN Provinsi Sumut sedang berkoordinasi untuk melakukan langkah-langkah mengenai makanan yang dicampur narkoba. (IMC03)


Berita Terkait

Tag Terkait

Komentar

Berita Terkini

Indeks
6 jam yang lalu

UPDATE OTT: Kasus Uang Ketok Palu Jambi, KPK Cekal Dua Orang Ini...

IMCNews.ID, Jakarta, - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah bepergian ke luar negeri terhadap dua orang saksi dalam penyidikan tindak pidana...
8 jam yang lalu

Heboh Buku IPS Kelas 6 SD Tuliskan Yerusalem Ibu Kota Israel

IMCNews.ID, Jakarta - Foto yang memperlihatkan halaman sebuah buku membuat heboh warganet. Halaman tersebut tertulis Ibu Kota Israel adalah...
9 jam yang lalu

Bappenas: Masyarakat Rentan Miskin Perlu Diperhatikan

IMCNews.ID, Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan, selain masyarakat miskin dan sangat miskin, masyarakat rentan...
9 jam yang lalu

IDAI: Pembawa Bakteri Difteri Bisa Tidak Sakit

IMCNews.ID, Jakarta - Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Aman B Pulungan mengatakan pembawa atau karier bakteri penyebab difteri bisa...
9 jam yang lalu

Kapolri: Kabar Kematian Bahrun Naim Hanya Isu

IMCNews.ID, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan bahwa informasi petinggi ISIS Bahrun Naim tewas hanya kabar bohong. "Info...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 74441 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 64825 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 61806 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40251 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 36851 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35237 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 34720 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 31658 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

12 Desember 2017 - 17:17:45 WIB

IDAI: Pembawa Bakteri Difteri Bisa Tidak Sakit

12 Desember 2017 - 17:08:15 WIB

Kapolri: Kabar Kematian Bahrun Naim Hanya Isu

12 Desember 2017 - 17:04:13 WIB

Megawati Beri Arahan Calon Kepala Daerah PDIP

12 Desember 2017 - 17:01:57 WIB

MUI: Belum Ada Sertifikat Halal Vaksin Difteri

12 Desember 2017 - 16:55:06 WIB

Ini Dia Soal Pelaksana Tugas Ketua DPR RI

12 Desember 2017 - 16:18:02 WIB

Ekonomi RI Bisa Tumbang di Tahun Politik