20 Agustus 2018, 00:11:49 WIB

Mendikbud Telusuri Pawai Kontroversial TK Gunakan Cadar dan Senjata

Mendikbud Telusuri Pawai Kontroversial TK Gunakan Cadar dan Senjata
Pawai TK yang kontroversial di Probolinggo dan viral di Facebook. Foto Istimewa/Facebook.

IMCNews.ID, Probolinggo - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy menelusuri maksud dan tujuan pawai budaya anak-anak TK Kartika V yang kontroversial.

Pawai itu dinilai kontroversial karena menggunakan baju hitam dan cadar serta membawa replika senjata. Pawai itu viral di media sosial.

Mendikbud pun datang ke Kota Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (19/8).

"Setelah saya turun langsung dan mengecek di lapangan, sebenarnya karnaval anak-anak TK itu tidak ada yang luar biasa," katanya.

Hanya saja video yang viral fokus pada pasukan yang anak-anak memakai cadar dengan membawa senjata. "Namun kalau dilihat secara utuh karnaval itu seperti karnaval biasa," kata Muhajir kepada sejumlah wartawan di Kota Probolinggo.

Menurut dia, pawai budaya yang digelar TK tersebut memiliki tema perjuangan umat Islam dalam kemerdekaan Indonesia yang digambarkan dengan bendera Merah Putih, Kakbah dan diikuti pasukan anak-anak yang menggunakan cadar dengan membawa replika senjata yang dinilai kontroversial itu.

Berdasarkan dari penjelasan pihak sekolah, properti yang digunakan anak-anak dalam karnaval itu merupakan properti lama yang dimiliki pihak sekolah dan tidak ada niat dari pihak sekolah untuk memberikan arahan kepada anak-anak didiknya ke ajaran radikalisme yang berbahaya.

"Itu hanya kebetulan saja dan tidak terpikir dampaknya seperti ini," tuturnya.

Ia menjelaskan pihak Kemendikbud perlu meluruskan informasi yang beredar terkait pawai budaya anak-anak TK di Kota Probolingo yang sempat viral di media sosial dan dinilai kontroversi itu bahwa tidak benar adanya ajaran radikalisme di TK setempat.

Penggunaan properti itu untuk menghemat biaya pengeluaran wali murid karena menggunakan properti lama milik sekolah.

Kendati demikian, kasus tersebut dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak sekolah dan guru juga harus cermat dalam mendidik siswanya serta tahu kapan anak didik itu dikenalkan dengan properti-properti tertentu.

"Kalau memang belum waktunya dikenalkan properti itu, sebaiknya dipertimbangkan masak-masak lebih dulu," katanya.

Muhajir mengimbau semua pihak di kalangan pendidikan tetap harus mewaspadai adanya ajaran radikalisme di sekolah-sekolah karena biasanya hal tersebut tidak datang dari luar sekolah. Namun dari dalam sekolah sehingga harus diwaspadai adanya bibit-bibit ajaran berbahaya itu.

Sebelumnya pawai budaya salah satu TK di Kota Probolinggo sempat viral di media sosial karena menggunakan baju hitam dengan menggunakan cadar serta membawa replika senjata. Polres Probolinggo Kota mengundang pihak terkait untuk konferensi pers mengklarifikasi kejadian tersebut.

Dalam klarifikasi tersebut, hadir Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Kav. Depri Rio Saransi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Probolinggo Moch. Maskur, Ketua Panitia Pawai Budaya Supini dan Kepala Sekolah TK Kartika V Probolinggo Hartatik.

Pawai Budaya dengan tema Bhinneka Tunggal Ika tingkat TK se-Kota Probolinggo oleh Diknas Kota Probolinggo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-73 RI dilaksanakan pada Hari Sabtu (18/8) di Kota Probolinggo.

Pesertanya 158 anak yang merupakan kegiatan rutin setiap tahun dan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Probolinggo dengan Tema Pawai Budaya Bhinneka Tunggal Ika.

Kepala TK Kartika V Probolinggo Hartatik mengatakan tema karnaval, yakni "Bersama Perjuangan Rasulullah untuk meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT". Pemilihan kostum tersebut karena alasan memanfaatkan properti yang ada di Sekolah TK sehingga tidak perlu menyewa kostum serta pemilihan tema tersebut berdasarkan spontanitas.

"Kami tidak ada niat apa-apa, apalagi menanamkan jiwa kekerasan. Semua hanya niat pawai dengan memanfaatkan properti yang ada sehingga lebih hemat. Atas kejadian itu, saya meminta maaf kepada masyarakat. Kami berjanji untuk tidak mengulangi hal yang sama," katanya. (IMC03)


Berita Terkait

Tag Terkait

#

Komentar

Berita Terkini

Indeks
8 jam yang lalu

Indonesia Krisis Sosial, Budaya dan Pelunturan Jati Diri

IMCNews.ID, Semarang - Sejumlah guru besar dari 11 perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH) se-Indonesia berkumpul di Semarang untuk membahas...
8 jam yang lalu

Ini Dia 10 Nama Calon KASAD yang Diserahkan ke Komnas HAM

IMCNews.ID, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menyerahkan 10 calon nama yang memiliki peluang menjadi Kepala Staf...
8 jam yang lalu

Maruf Amin Konsolidasi dengan PWNU Riau

IMCNews.ID, Pekanbaru - Calon Wakil Presiden nomor urut 1 KH Ma'ruf Amin melakukan konsolidasi dengan Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama Provinsi...
9 jam yang lalu

BPN Prabowo-Sandi: Kami Bukan Koalisi Antikritik

IMCNews.ID, Jakarta - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Faldo Maldini mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan kritik...
9 jam yang lalu

10.711 Arsip Pemprov Jambi Akan Dimusnahkan

IMCNews.ID, Jambi - Sebanyak 10.711 arsip usang yang masih tersimpan di Kantor Arsip Provinsi Jambi akan dimusnahkan karena dinyatakan sudah tidak...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 76695 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 66504 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 63553 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 59331 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 41347 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37834 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 36251 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35980 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 35370 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

16 November 2018 - 20:27:01 WIB

Maruf Amin Konsolidasi dengan PWNU Riau

16 November 2018 - 20:19:13 WIB

BPN Prabowo-Sandi: Kami Bukan Koalisi Antikritik

16 November 2018 - 20:13:39 WIB

10.711 Arsip Pemprov Jambi Akan Dimusnahkan

16 November 2018 - 20:00:31 WIB

Tampil Dominan, Kota Jambi Bungkam Tebo

16 November 2018 - 17:58:55 WIB

Kemenag Jambi Berencana Terapkan Kartu Nikah 2019

16 November 2018 - 16:18:14 WIB

Bangunan Angso Duo Lama Mulai Dirobohkan