22 Oktober 2017, 14:53:02 WIB

Investasi Bodong, OJK Tutup dan Pantau Aktivitas PT RHS

Investasi Bodong, OJK Tutup dan Pantau Aktivitas PT RHS
Pt rhs ditutup karena tak miliki izin. (Ist)

IMCNews.ID, Kediri - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri, Jawa Timur, tetap memantau aktivitas PT Rofiq Hanifah Sukses (RHS), di Kabupaten Blitar, pascakeputusan penutupan aktivitas perusahaan itu sebab telah melakukan penghimpunan dana tanpa izin dari lembaga berwenang.

"Kami sudah memanggil pemiliknya dan kooperatif. Dan, yang terpenting ia berjanji tidak menerima nasabah baru," kata Kepala OJK Kediri Slamet Wibowo di Kediri, Minggu (22/10)

PT RHS Grup/ Bisham, berada di Rumah Toko Dermojayan, nomor 1, tepatnya Jalan Raya Kediri-Blitar, Desa Dermojayan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Direkturnya bernama Moh Ainur Rofiq (35), warga Desa Purwodadi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

Slamet mengatakan, usaha investasi itu diketahui dimulai sejak 2015. Ada tiga lini usaha yang digeluti perusahaan tersebut, antara lain program penyertaan modal bisham, kegiatan arisan motor, serta kegiatan arisan umrah.

Untuk penyertaan modal, diketahui nasabah yang sudah terdata hingga 400 orang dengan jumlah nominal hingga Rp6 miliar. Sementara, untuk arisan motor jumlah peserta yang terdata hingga 100 orang, dan untuk arisan umrah hingga kini belum ada laporan jumlah peserta.

"Penyertaan modal nasabahnya hampir 400 orang dan sudah tersebar di Jawa Timur, juga di luar Pulau Jawa, misalnya Sumatera, Kalimantan, tapi jumlahnya sedikit," katanya.

Nasabah, kata dia, mayoritas banyak yang tertarik untuk memasukkan uangnya di usaha tersebut, salah satunya tawaran bunga yang besar hingga 5 persen per bulan. Bunga yang ditawarkan ini jauh lebih besar daripada bank.

"Mereka tertarik setelah dapat tawaran, jika ikut akan dapat 'income' 5 persen per bulan. Selain itu, jika berhasil menggaet 'member' baru dapat 2 persen dan jika belanja di toko bangunan diberi diskon 10 persen. Itu yang membuat mereka tertarik, sehingga mengajak keluarganya ikut berinvestasi. Padahal, suku bunga bank saja hanya 6 persen per tahun, ini 5 persen per bulan," katanya menjelaskan.

Untuk uang yang disetorkan, slamet mengatakan nominalnya juga beragam minimal Rp2 juta bahkan ada yang hingga menyetorkan dananya hingga Rp200 juta.

Uang yang telah dikumpulkan itu digunakan untuk berbagai lini usaha perusaaan tersebut. Beberapa unit usahanya antara lain toko material di sejumlah titik serta kolam renang.

Slamet menyebut, saat ini aktivitas perusahaan tersebut telah ditutup. Hal itu dilakukan sebab telah melanggar UU Perbankan. Izin usaha bersangkutan juga perdagangan biasa, bukan untuk menghimpun dana.

Selain itu, OJK juga akan terus mengawasi aktivitas usaha ini, memastikan usahanya tidak beroperasi lagi, sebab tidak mengantongi izin sebagai lembaga yang mengumpulkan uang nasabah. Bahkan, OJK juga meminta jika ada nasabah yang meminta pengembalian uang, harus secepatnya diberikan.

Selama 2017, Slamet mengatakan di tingkat nasional OJK telah menutup aktivitas lebih dari 40 usaha terkait dengan penyalahgunaan izin. Sedangkan, di wilayah OJK Kediri, sudah menutup dua aktivitas perusahaan, antara lain PT Duabelas Suku (DBS) serta PT RHS, yang keduanya ada di Blitar.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Blitar AKP Heri Sugiono mengatakan hingga kini polisi belum menerima aduan terkait dengan PT RHS Grup/ Bisham. Dengan itu, polisi juga belum bisa bertindak lebih jauh.

"Kami belum ada aduan terkait aktivitas PT RHS. Namun, dari OJK sudah bertindak, jadi untuk polisi menunggu saja," kata Heri. (IMC03)


Komentar

Berita Terkini

Indeks
39 menit yang lalu

Diduga Ngebut di Jujuhan, Pajero Sport Terjun ke Jurang 4 Meter

IMCNews.ID, Bungo - Kecelakaan di tikungan jalan Kabupaten Bungo tepatnya di Dusun Tapian Danto, Jujuhan Ilir, Jumat (19/1) terjadi. Mobil Pajero...
sekitar 1 jam yang lalu

Kepala Kantor BI Perwakilan Jambi Diganti, Ini Kata Fachrori...

IMCNews.ID, Jambi - Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar menghadiri serah terima jabatan ( Sertijab) Kepala Perwakilan Bank Indonesia dari V Carlusa...
2 jam yang lalu

Tiga Pelaku Pembakar Kantor Rio Koto Jayo Ditangkap Polisi, Ditemukan Alat Hisap Sabu

IMCNews.ID, Bungo - Polres Bungo berhasil menangkap tiga orang pelaku pembakaran Kantor Rio Dusun Koto Jayo, Kecamatan Pelepat Ilir. Tiga pelaku yang...
2 jam yang lalu

Sengatan 9 PLTU Bisa Bikin Cekak Negara Rp350 Triliun

IMCNews.ID, Jakarta - Sebanyak sembilan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berpotensi membuat cekak kantong negara hingga Rp350 triliun...
2 jam yang lalu

Sungai Penuh Bakal Dapat BPNT 2.744 Keluarga

IMCNews.ID, Jambi - Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jambi Arif Munandar menyatakan program bantuan pangan non tunai...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 74696 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65044 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 61980 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 57490 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40377 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 36977 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35373 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 34864 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 32072 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

19 Januari 2018 - 15:58:29 WIB

Sungai Penuh Bakal Dapat BPNT 2.744 Keluarga

19 Januari 2018 - 15:53:03 WIB

Program BPNT Sasar 26.751 Keluarga Penerima

19 Januari 2018 - 15:13:52 WIB

Gubernur Aher Kuliah Umum di STISIP Jambi

19 Januari 2018 - 15:03:36 WIB

Wow! Pemprov Jambi Tegaskan Tolak Impor Beras