19 Januari 2018, 13:55:56 WIB

Hanya Gejolak Harga Pasar, DPD-RI Pertanyakan Kebijakan Impor Beras

Hanya Gejolak Harga Pasar, DPD-RI Pertanyakan Kebijakan Impor Beras
Ilustrasi beras dipasaran (dok)

IMCNews.ID, Kupang - Anggota DPD-RI asal daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur Ibrahim Agustinus Medah mempertanyakan kebijakan pemerintah melakukan impor beras dalam jumlah banyak.

"Kebijakan impor beras dalam jumlah besar yang mencapai 500.000 ton itu penuh tanda tanya, karena indikator yang digunakan pemerintah untuk melakukan impor hanya semata lantaran adanya gejolak harga beras di pasaran," kata dia di Kupang, Jumat.

Dia mengemukakan hal itu terkait dengan kebijakan pemerintah melakukan impor beras 500.000 ton yang diperkirakan mulai masuk Indonesia pada Februari 2018.

Mantan Bupati Kupang dua periode itu mengatakan semestinya pemerintah tidak menggunkan indikator harga beras di pasar untuk melakukan impor beras.

Pemerintah, kata dia, seharusnya mengamati secara baik apa yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga beras di pasaran, sebelum mengambil kebijakan impor.

"Kita hanya menggunakan indikator harga beras di pasar naik lalu kita impor, tetapi kita belum mengamati secara baik mengapa terjadi kenaikan harga di pasar," kata mantan Ketua DPRD NTT itu.

Menurut Medah, kenaikan harga di pasar itu fluktuatif dan sesuai kondisi seperti hujan atau kondisi transportasi.

"Pada musim hujan seperti ini, transportasi mengalami gangguan sehingga pasokan ke pasar mengalami defisit dan pasti berpengaruh terhadap harga pasar. Tetapi tanpa melihat indikator lain, kita lalu mengambil kesimpulan untuk impor," katanya.

Dia menambahkan beras yang diimpor pemerintah juga adalah beras jenis premium, padahal rakyat Indonesia masih banyak yang miskin, yang tentunya sebagian besar dari rakyat tidak mengonsumsi beras premium.

"Jadi kalau sekarang pemerintah mengimpor beras jenis premium, sebenarnya untuk kebutuhan siapa," katanya.

Oleh karena itu, menurut dia, kebijakan impor beras ini tetap menjadi tanda tanya karena indikator yang digunakan pemerintah hanya karena adanya gejolak harga di pasar, tanpa melihat faktor lain seperti cuaca dan stok beras di daerah. (IMC03)


Berita Terkait

Komentar

Berita Terkini

Indeks
5 jam yang lalu

Ini Pesan Zola Untuk Pjs Bupati & Walikota Pelaksana Pilkada

IMCNews.ID, Jambi - Usai mengikuti Rakornas Persiapan pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di Kementrian Dalam Negeri, Gubernur Jambi, Zumi Zola meminta...
7 jam yang lalu

Mahasiswa Ini Menangis dan Cium Kaki Ibunya di Persidangan

IMCNews.ID, Jambi - Enam orang terdakwa kasus tindak pencurian disertai kekerasan menangis di persidangan di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa...
7 jam yang lalu

Zola Minta Pelaksaan Pilkada Jambi Tak Langgar Hukum

IMCNews. ID, Jambi - Gubernur Jambi Zumi Zola menegaskan pemilihan kepala daerah (pilkada) harus dapat terlaksana dengan baik tanpa melanggar hukum...
8 jam yang lalu

Indeks Kerawanan Pilkada Jambi Tinggi, Simak Keterangan Bawaslu

IMCNews.ID, Jambi - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi menyebutkan, indeks kerawanan pada Pemilihan Kepala Daerah 2018 di tiga daerah di...
8 jam yang lalu

Nelayan Jambi Dilarang Gunakan Pukat Harimau

IMCNews.ID, Jambi - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi, mengaku terus menyosialisasikan larangan penggunaan alat tangkap cantrang...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 74930 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65216 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 62169 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 57873 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40483 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37069 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35472 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 34998 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 32475 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

20 Februari 2018 - 17:43:05 WIB

Nelayan Jambi Dilarang Gunakan Pukat Harimau

20 Februari 2018 - 15:23:57 WIB

Lagi, TKI Asal NTT Meninggal di Malaysia